Sabtu, 15 Desember 2018

Cukup Punya Perasaan Nyaman Bisa Daftar Jadi Anggota KBRI

KOPDAR:  Komunitas Bajaj Riders Indonesia (KBRI) kopi darat di Sepertiini Kafe.SEPERTIINI.COM

KOPDAR: Komunitas Bajaj Riders Indonesia (KBRI) kopi darat di Sepertiini Kafe.SEPERTIINI.COM

Oleh: Jayakusumah

TANPA syarat berat, Komunitas Bajaj Riders Indonesia (KBRI) mengajak pecinta sepeda motor Bajaj bergabung dalam klub. Dalam proses keanggotaannya pun tidak mempersyaratkan jenis dan varian sepeda motor yang dimiliki, cukup menyatakan perasaan nyaman, bisa mendaftarkan diri.

”Di kita sih enggak ribet, enggak ada ospek segala. Kalau mau gabung asal punya perasaan nyaman tinggal daftar aja,” terang Ketua KBRI Korwil Cianjur, Eri Hermansyah kepada sepertiini.com Sabtu malam (31/1/2015).

Bahkan sebelum didaulat menjadi anggota, KBRI memastikannya terlebih daulu dengan mengajak calon anggota mengikuti kegiatan seperti turing ke Korwil terdekat seperti Bandung, Sumedang, dan kota lainnya. Tidak dibatasi waktu, selama masih merasa-rasakan, KBRI memberikan toleransi kepada calon untuk menjatuhkan pilihannya.

”Tapi setelah itu kita tanya, bagaimana, nyaman enggak gabung sama kita. Bebas aja, kalau misalnya ada perasaan enggak nyaman, ya udah enggak apa-apa. Tapi kalau merasa nyaman sudah pasti gabung, ” ujar Eri, seraya menyebut, KBRI Cianjur punya 20 anggota.

Begitupun dalam aktivitasnya, KBRI tidak menuntut anggota harus aktif dan concern pada klub. Mengingat klub motor ini sifatnya hobi, maka yang paling penting adalah rumah tangga dan pekerjaan. Hanya saja, ketika berhalangan mengikuti kegiatan cukup memberi kabar saja.

”Pokoknya jangan sampai mengganggu rumah tangga dan pekerjaan. Itu saja dulu yang diutamakan. Kalau berhalangan ikut kegiatan kan tinggal mengabari,” cetus Eri seraya menyebut, anggota KBRI Cianjur mayoritas sudah berumah tangga dan bekerja.

Menyinggung agenda besar yang akan diikutinya, kata Eri, akan menghadiri Ulang Tahun KBRI di Lampung Maret mendatang. Sedangkan agenda rutin adalah kopdar (kopi darat) di sebuah tempat yang sudah ditentukan.

Lebih lanjut mengenai iuran keanggotaan,jelas Eri, cukup ringan. Setiap anggota membayar uang bulanan sebesar Rp10 ribu per bulan dan menabung untuk uang kas. Untuk uang kas jumlahnya tidak ditentukan, berapa saja yang anggota berikan.

”Uang kas kan tujuannya untuk kita juga, kalau sedang turing kehabisan bensin misalnya, kan tinggal pake uang ini. Jadi untuk kita sendiri,” jelasnya seraya menyebut ye-yel; salam sadulur, sabaraya, satujuan. ”Kalau saya menyebut KBRI, misalnya, anggota menjawab: riderrr.” (tm)

No Responses

Tinggalkan Balasan