Minggu, 18 November 2018

Beberkan Bukti Kesesatan, Sepertiini Pesan Hilda dan Kakak Kandungnya

Hilda Novianti (kiri) bersama sang Kakak Ervi Supenti.IST

Hilda Novianti (kiri) bersama sang Kakak Ervi Supenti.IST

Oleh: Nanan Hermawan (WP)

CIANJUR – Berdasarkan pengakuan Hilda Novianti (18) yang sudah berhasil ditemukan setelah sebelumnya terlibat kelompok pengajian yang diduga aliran sesat, kakak kandung Hilda, Ervi Supenti (24) mengimbau kepada semua pihak untuk waspada karena jaringannya sudah tersebar di Cianjur.

Seperti diketahui, sebelumnya Hilda dikabarkan hilang selama 12 hari dan hingga akhirnya ia berhasil ditemukan setelah pihak kepolisian berhasil menggerebek kelompok pengajian tersebut di daerah Purwakarta, Sabtu (7/3/2015) sore.

Sepertiini pesan dari Ervi setelah mendapatkan keterangan dari Hilda dan salah seorang teman Hilda yang pernah mengikuti kelompok pengajian yang sama:

“Assalamualaikum. Tolong jangan abaikan postingan ini! Adik saya sekarang sudah ditemukan di Purwakarta (7/3). Tempat dia mengaji sudah digrebek oleh polisi setempat. Tolong jagalah keluarga kalian, aliran sesat mulai marak terjadi dimana-mana. Jaringannya sudah menyebar di seluruh Jawa termasuk Cianjur, Sukabumi, Bogor, Purwakarta, Karawang dan Bandung.

Ciri-ciri jaringannya (akhwat) berpenampilan tertutup dari atas hingga bawah, memakai sapu tangan dan di kaos kaki menjual susu, dia tidak bisa membaca quran tapi hanya membaca artinya saja, mengajarkan shalat dan menjamin syurga. Modusnya mengajak kajian al-quran tapi dengan cara sembunyi-sembunyi. Targetnya adalah orang yang sedang galau dan mencari jati diri. Waspada terhadap aliran yang mengatasnamakan Islam, mereka pintar memutarbalikkan fakta dlm menafsirkan Al-quran.

Parahnya ada doktrin yang ditanamkan, akibatnya pada level tertentu korban akan menuruti apa yang dikatakan pemimpinnya. Jaringan ini diduga Aliran Wahidiyah karena membahas Al-Ghouts (wali Allah), Alquran suci atau Ingkar Sunnah.

Bukti kesesatan :

  1. Berpedoman pada Alquran saja tanpa hadits atau sunnah
  2. Memiliki kitab sendiri
  3. Menentang dianggap setan dan musuh termasuk orangtua
  4. Tidak diwajibkan berbakti kepada orangtua
  5. Adanya mitsaq
  6. Dianggap jahiliyah jika blm mitsaq
  7. Membahas Jihad
  8. Mati sahid
  9. Hanya mengejar ilmu agama sja, ilmu dunia tidak penting
  10. Halal mencuri bahkan membunuh

Sepertinya jaringan ini ingin mencetak calon teroris muda di Indonesia (wallahualam bisawwab) Saudaraku, tolong perbaiki dasar keimanan kalian agar tdk mudah dihasut orang. Kenali dulu siapa Tuhan kita, Nabi terakhir kita, siapa yang harus jadi panutan, dan apa pedoman kita.

Kenali nasab teman kita terutama teman yang baru kita kenal. Jangan mau terbujuk oleh pengajian yang tidak biasa dan di tempat yang tersembunyi. Ikuti pengajian yg banyak didatangi masyarakat umum dan di tempat umum juga.

Sumber ini terpercaya berdasarkan pengalaman adik saya yang sudah terdoktrin dan kesaksian teman pengajian adik saya yang sudah sadar.”(gg)

No Responses

Tinggalkan Balasan