Minggu, 18 November 2018

Anggaran dari Kemenpora Minim, PB PON Jabar Pastikan Tak Terkendala

ILUSTRASI

ILUSTRASI

Oleh: Virgiawan Putra

BANDUNG – Meski anggaran yang disalurkan Kementeran Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) minim, namun Ketua I PB PON XIX 2016 Jabar, Ahmad Hadadi menegaskan penyelenggaraan even olahraga nasional empat tahunan tidak akan menghadapi kendala.

Dana pembangunan venue dan biaya pelaksanaan pertandingan, lanjut Hadadi, sudah diperhitungkan. “Untuk PON dan bahkan Peparnas (Pekan Paralympic Nasional) XV, kami sudah menghitung berdasar APBD Jabar, tidak ada masalah. Kalau ada bantuan APBN, itu lebih untuk memperkuat saja,” tandas Hadadi, Kamis (12/3/2015).

Alokasi APBN untuk PON XIX/2016 dan Peparnas XV yang juga di Jabar pada 2015 hanya Rp15 miliar. Sementara pemerintah pusat pada 2016 hanya berkomitmen menyalurkan Rp100 miliar lebih.

Sebelumnya, PB PON XIX/2016 sempat mengajukan permintaan antara Rp600 hingga Rp800 miliar. Sementara telah disiapkan sekitar Rp1,2 triliun pada 2015 dan pada 2016 sebesar Rp1 triliun.

“Perhitungan kami, dengan anggaran yang berasal APBD Jabar, PON XIX insyaAllah tetap akan berlangsung ideal. Anggaran dari pusat memang sejak awal ditempatkan sebagai penunjang,” jelasnya.

Hadadi menambahkan, anggaran dari Pemerintah Pusat dimanfaatkan untuk penunjang penyelenggaraan acara pembukaan dan penutupan PON XIX/2016 Jabar, serta untuk konsumsi kontingen seluruh provinsi.

Kebutuhan konsumsi, kata Hadadi, sampai saat ini diputuskan sepenuhnya ditanggung oleh kontingen. Biaya ini memang sudah dianggarkan melalui APBD masing-masing provinsi. “Bila pusat memberi tambahan dana lagi, boleh jadi separuh biaya konsumsi kontingen akan ditanggung PB PON,” tutupnya.(gg)

 

No Responses

Tinggalkan Balasan