Senin, 16 Juli 2018

Oddisey Keduabelas SBM ITB Berlangsung 26-29 Maret Ini

Oddisey-ITB

IST

Oleh: Jayakusumah

BANDUNG – Untuk keduabelas kali, teater Oddisey kembali dipentaskan mahasiswa ITB jurusan Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM 2007). Pertunjukan direncanakan digelar 26 -29 Maret 2015 di Taman Budaya Jawa Barat (Dago Tea House), Jalan Bukit Dago Utara nomor 53 A Bandung

Event tahunan yang sejatinya bagian dari permatakuliahan ini adalah singkatan dari Opera and Drama Inspired by SBM ITB for Education and Charity.

Dalam rilis yang diterima sepertiini.com, setap penyelenggaraan acara selalu menuai sukses. Indikatornya, penonton membeludak dan penjualan tiket selalu sold out hingga meraih laba bersih yang disumbangkan ke salah satu lembaga charity.

Dalam pementasan kali ini naskah yang dipentaskan bertajuk Amortacus: Amor Mortal Orcus”. Amortacus” adalah singkatan dari “Amor, Mortal, Orcus” yang berarti “Cinta, Manusia, Kematian”. Cerita dikemas lebih mendalam hasil karya mahasiswa SBM ITB, dengan enam cerita yang berkaitan dalam empat kali pementasan.

Oddisey dapat dibilang sebagai penggerak teater di Kota Bandung karena secara berkesinanbungan menggelar acara selama 11 tahun berturut-turut dengan konten dan sajian yang berbeda-beda. Secara tidak langsung event ini turut serta mewadahi kreatifitas serta emosi remaja dan memajukan industri kreatif.

Padahal, Oddisey beranjak dari pementasan teater kecil hingga menjadi sesuatu yang bergengsi dan memiliki nilai. Kelebihannya, pementasan Oddisey memiliki tampilan berbeda dengan pementasan teater pada umumnya. Pementasan terbagi menjadi tiga bagian, yaitu Body Performance, Romance Fantasy, dan Mimesis.

Body Performance lebih terfokus kepada gerakan terkoreograf dan tari-tarian modern, kontemporer, maupun tradisional. Romance Fantasy mengutamakan kepada pembawaan emosi dan cerita yang mendalam sedangkan Mimesis ditujukan untuk menghibur penonton dengan kreasi-kreasi lawak yang unik.(tm)

 

No Responses

Tinggalkan Balasan