Minggu, 18 November 2018

Korban Longsor Keluhkan Lambatnya Uang Sewa Rumah

Asep AhmadOleh: Herry Febriyanto

SUKABUMI – Korban tanah longsor di Kampung Cimerak, Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan lambatnya pemberian bantuan dana sewa rumah seperti yang dijanjikan BPBD Kabupaten Sukabumi.

“Sampai sekarang saya belum terima bantuan uang sewa rumah,” ujar Asep Ahmad anak dari korban almarhum Aisyah kepada sepertiini.com di Balai Desa Tegal Panjang, Jumat (10/4/2015).

Asep mengaku, dirinya bersama dua kakaknya untuk sementara ini tinggal di rumah pamannya di Kampung Cilangla. “Sementara saya tinggal di rumah uwa sama dua kakak saya,” katanya. Dirinya berharap, agar pemerintah bisa segera memberikan bantuan dana untuk ngontrak rumah.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Usman Susilo mengaku telah memberikan bantuan sewa rumah kepada 10 KK dari 12 KK yang menjadi korban bencana longsor dengan masing-masing KK menerima Rp. 2 juta.

“Bantuan sudah dikasih Rp. 2 juta bagi setiap kepala keluarga, mau ngontrok rumah sebulan atau setahun tetap segitu bantuan sewa rumah,” ujarnya.

Selain memberikan bantuan sewa rumah, BPBD juga memberikan uang duka bagi setiap korban meninggal dunia Rp. 1 juta dan tidak ada pemotongan.

“Nanti kita buat talud untuk tebing di lokasi longsor dan saluran air bagi masyarakat oleh Dinas Tarkimsih, tahun ini kalau tidak ada perubahan jua dilakukan relokasi bagi 36 KK yang tinggal di daerah bekas longsor,” ungkapnya.

No Responses

Tinggalkan Balasan