Senin, 24 September 2018

Ramadhan, Petani Gula Merah di Cianjur Selatan Menuai Berkah

NET

NET

Oleh : Nanan Hermawan

CIANJUR – Bulan puasa menjadi berkah tersendiri bagi para petani gula merah di Cianjur Selatan untuk mengais rezeki, salah satunya di Desa Girimukti kecamatan Pasirkuda. Ramandhan yang tinggal beberapa hari lagi, para Petani yang ada di Cianjur Selatan sudah disibukkan dengan pembuatan gula merah.

Pasalnya, pada saat bulan puasa gula merah ini sangat dibutuhkan oleh seluruh lapisan masyarakat baik itu untuk dijadikan bumbu masak, campuran sirup kelapa muda hingga membuat kolak untuk tajil

Petani gula merah asal Desa Girimukti kecamatan Pasirkuda Asep Sugianto (27), mengatakan, permintaan gula merah jelang bulan puasa dari pasar yang ada di Kota Bandung dan Cianjur meningkat hingga dua kali lipat.

“ Permintaan ini sudah terasa dari semenjak dua pekan kebelakang, untuk memnuhi kebutuhan pasar para Petani pun menambah produksinya,” ujarnya kepada sepertiini.com Selasa (16/6/15)

Menjelang puasa Asep menuturkan, harga mengalami kenaikan dari bulan-bulan biasa “harga gula merah dari Petani yang asalnya berkisar Rp9.000 hingga Rp10.000 perkilonya, menjelang Ramadhan ada kenaikan menjadi Rp11.000 per-kilonya namun itu masih bisa berubah sesuai dengan banyaknya permintaan dan biaya proses pembuatanya,” jelasnya.

Asep menambahkan, Gula merah dari Cianjur Selatan ini, masih menjadi primadona dibandingkan jenis gula merah dari daerah lain. “Keaslian dan kemurnian cita rasa gula merah dari Cianjur Selatan ini tidak diragukan lagi dikarenakan proses pembuatannya pun  sangat tradisional,” pungkasnya (jk) 

No Responses

Tinggalkan Balasan